Dalam angkuhnya diammu
Aku masih merasakan getaran cinta
Kecupan manis dari bibirmu
Iringi sunyi senyap malamku
...........
Puja atas anugerah;
Beruntai kata titah suciNya
Yang tersimpan di lubuk sanubarimu
Masih kau ingat..
Saat bersama diatas bahtera
Arungi gelombang cadas menuju nirwana
Dalam satu bimbing asuh dua insan mulia
Hinggapun panggilan jiwa setiap kita
Akhirnya memisah; bentangan antar benua
Namun disini, tepat di jantung hati,,
Revolusi rakyat pun takkan mampu hapuskan
Tinta emas ukiran namamu, Cinta..
..........
Tataplah dunia seluas jangkauan citamu
Pandangilah langit setinggi derajat titah penciptaMu
Tapi tetaplah genggam erat tanganku
Dan bicaralah..
Karena setiap kata yang terucap
Adalah sabda baginda puteri
Bagi pangerannya..
— at Dinginnya bahasa hati


No comments:
Post a Comment